BELAJAR SHALAT BERJAMAAH

Shalat adalah tiang agama, dengan shalat berarti telah menegakkan iman dan ketakwaannya terhadap Allah

BELAJAR MENANAM PADI DISWAH, ANAK DIPERKENALKAN BAGAIMANA KEHIDUPAN PETANI

Mengetahui bagaimana proses dari tanaman padi, menjadi beras dan nasi sebagai makanan pokok mereka

HALAMAN YANG LUAS, AMAN DAN NYAMAN UNTUK BERMAIN

Bermain merupakan cara anak anak belajar hidup bersosial, membagi keceriaan, dan patuh pada aturan.

BERKUNJUNG KE STATION RADIO PENYIARAN AN NUR FM RANGKASBITUNG

Asiknya adik dari RA AN NAJAT I dan II mendapatkan informasi dari kakak kakak tentang bagaimana bekerjanya satu station radio penyiaran

BERKUNJUNG KE WATER BOOM JUNGLE BOGOR

Mengisi liburan akhir tahun 2015, Para siswa TK An Najat I dan II melakukan kunjungan ke Jungle untuk mengisi liburan .

Tampilkan postingan dengan label BERMAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERMAIN. Tampilkan semua postingan

SARANA BERMAIN


Dunia anak anak merupakan dunia penuh keceriaan, anak anak bergembira melepaskan canda dan tawa mereka ketika mereka berinteraksi diantara teman temannya. Untuk mendukung interaksi diantara mereka tentunya diperlukan sarana bermain, sehingga diantara mereka timbul rasa keakraban sebagai teman sepermainan. Belajar di RA/ TK merupakan awal anak diperkenalkan kepada lingkungan sosial mereka di luar lingkungan keluarga, dari sini mereka dituntut untuk menyesuaikan diri antara satu dengan lainnya, karena setiap anak memiliki latar belakang  yang berbeda, lingkungan berbeda, kebiasaan sehari hari yang berbeda, dengan perbedaan latar belakang ini mereka saling mengenal satu dengan yang lainnya.

Terkadang interaksi terjadi dapat menimbulkan konflik diantara mereka, Sebagai anak bila terjadi pertentangan antara dirinya dengan lingkungan barunya diekpresikan dengan menangis. dan itu merupakan satu kewajaran bagi seorang anak, khususnya  anak anak balita. Karena biasanya mereka dirumah dilayani dengan baik oleh kedua orang tua mereka tiba tiba harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, Dari hal ini mereka belajar, dari merasa malu malu  dengan sesama teman akhirnya menjadi akrab sebagai teman sepermainan.

Untuk mendukung hal ini tentunya diperlukan sarana bermain untuk menampung aktivitas mereka untuk bergerak, mengeksplorasi keceriaan mereka dengan canda dan tawa ketika mereka bermain, Mereka bukan difokuskan untuk mengenal bidang akademik yang dalam tetapi mereka bermain sambil mengantarkan mereka kepada bidang kognitif, gerak kasar dan halus, dan penanaman dasar dasar ahlak melalui sarana bermain.